Skip to main content

Perdagangan Pangan di Indonesia Akademi CIPS

Overview

Tentang Kursus

Kursus Perdagangan Pangan di Indonesia adalah kursus yang disampaikan selama 4 minggu. Topik yang akan dibahas setiap minggunya adalah Agrikultur di Indonesia, Rantai Nilai Regional, Ekonomi Politik Pertanian di Indonesia, dan Konsumsi Domestik. Kursus ini dirancang agar dapat diakses oleh siapapun dan untuk profesi apapun. Mahasiswa, pembuat kebijakan, tokoh masyarakat, pengusaha, ataupun masyarakat yang tertarik dengan isu perdagangan pangan dapat mengikuti kursus ini tanpa harus memiliki latar belakang ataupun pengetahuan di bidang ekonomi.


Harga pangan yang tinggi serta persedian bahan pangan yang masih belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia sering kali menjadi isu yang hangat diperbincangkan, terlebih lagi pada hari-hari tertentu seperti menjelang Ramadan atau Idul Fitri. Masyarakat khususnya keluarga pra-sejahtera adalah mereka yang paling merasakan dampak dari tingginya harga pangan. Melalui kursus ini, kamu akan mendapatkan informasi tentang situasi dan kondisi yang sebenarnya terjadi di sektor pangan Indonesia, mulai dari tingkat produksi, kehidupan petani dan masalah yang tengah mereka hadapi, pelaku dan sistem distribusi. Kamu juga akan mempelajari tentang ekspor dan impor di Indonesia, peraturan-peraturan pemerintah terkait perdagangan, perdagangan internasional dan manfaatnya bagi Indonesia, serta konsumsi pangan dan kaitannya dengan kondisi kesehatan masyarakat.


Pengajar

Arianto Patunru

Arianto Patunru, Ph.D

Arianto Patunru adalah peneliti di Australian National University (ANU). Fokus penelitiannya adalah di bidang Perdagangan, Ekonomi Lingkungan, dan Ekonomi Pembangunan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi & Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia.



Yose Rizal Damuri

Yose Rizal Damuri, Ph.D

Yose Rizal Damuri adalah Kepala Departemen Ekonomi di Center for Strategic and International Studies (CSIS). Penelitiannya berfokus pada perdagangan internasional, integrasi regional, dan globalisasi rantai nilai. Ia aktif dalam berbagai jaringan penelitian dan penasihat di Indonesia Service Dialogue (ISD) dan Asia-Pacific Research and Training Network on Trade (ARTNeT). Ia juga merupakan dosen Ekonomi Internasional di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Indonesia.

Enroll